Senin, 23 Maret 2020

RENCANA SKRIPSI

RENCANA SKRIPSI
Tandatangan
Nama
: Muhammad Ali
NIM
: 01216127


TUJUAN DAN FENOMENA(nb.bukan tujuan peneltian)
Sumber daya manusia mempunyai peranan penting dalam pencapaian tujuan organisasi. Perangkat alat multimedia tidak akan berjalan dengan baik jika tidak dioperasikan oleh SDM yang terampil dan mumpuni dalam bidang tersebut. Hal ini juga demikian dengan perangkat yang ada, jika SDM sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman yang baik dalam mengoperasikan sebuah perangkat kurang optimal jika tidak dibarengi dengan perangkat yang memadai. Adanya ketidak seimbangan ini bisa menjadi hambatan karyawan dalam pekerjaan yang mereka kerjakan. CV. KJ Multimedia memiliki peralatan multimedia dengan kuantitas banyak namun ada sebagian peralatan pendukung yang kurang memadai. Hal tersebut dapat digambarkan dengan kondisi di lapangan, seperti keterbatasan jarak dan waktu yang ada dan tidak ada cadangan peralatan lebih merupakan hambatan bagi karyawan. Karyawan harus bisa mengatasi masalah yang ada untuk memenuhi harapan permintaan pelanggan.
Kerjasama team yang buruk akan menghambat perusahaan. Digambarkan dengan adanya karyawan yang mengalami kesulitan dan tidak dibantu karyawan yang lain sehingga memperlambat pemasangan/produksi
Perusahaan merupakan sebuah bentuk organisasi bisnis yang menerapkan sistem pembagian kerja yang jelas dan terukur, dengan berbagai jenis pekerjaan dan tanggung jawab. Semakin besar tanggung jawab karyawan, semakin besar pula kompensasi yang ia peroleh sesuai dengan ukuran dengan tanggung jawabnya. Tanggung jawab yang lebih besar, seorang koordinasi lapangan  berhak memperoleh kompensasi lebih besar daripada pelaksana lapangan. Ini merupakan bentuk keadilan dalam pemberian kompensasi.
CV. KJ Multimedia menggunakan sistem pembagian tugas menurut tim tugas berdasarkan proyek pekerjaan yang ada. Proyek pekerjaan yang didapatkan oleh perusahaan terkadang sudah terjadwal jauh-jauh hari, dan tak kadang pula proyek datang secara mendadak sehingga pembagian pekerjaan menjadi prioritas untuk menyelesaikan proyek tersebut. Loyalitas karyawan sangat dibutuhkan dalam perusahaan ini. Maka dari itu pekerja harus siap jika dibutuhkan dalam waktu yang tidak diduga.
Bonus yang diberikan secara subjektif sehingga timbul kecemburuan social pada masing masing karyawan  seperti karyawan yang baru mendapatkan  tujangan yang sama dengan karyawan yang udah lama.
Fenomena kompensasi yang disebabkan oleh pemberian bonus karyawan yang masih secara subjektif. Fenomena motivasi kerja yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti kurangnya peralatan yang memadai dan orderan yang selalu mendadak. Membuat karyawan memiliki beban kerja lebih sementara disisi lain karyawan mengemban tugas dan tanggung jawab yang besar saat berada di lapangan.


 

TINJAUAN  TEORITIS

TINJAUAN EMPIRIS
1.
Kompensasi meliputi kembalian-kembalian finansial dan jasa-jasa terwujud dan tunjangantunjangan yang diterima karyawan sebagai bagian dari hubungan kepegawaian (Kadarisman,2012:31)
1.
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. GLOBAL       (PT.GM)
Penulis: Opan Arif udin

Hasil penelitian  diperoleh hasil sebagai berikut Kompensasi di  PT  Global  Media    diperoleh  rata-rata  jawaban  responden sebesar  3,89  dengan  kriteria  baik    Kinerja  karyawan  PT  Global Media  diperoleh rata-rata jawaban responden sebesar 3,87 dengan kriteria  baik    Kompensasi  memiliki  pengaruh  yang  signifikan terhadap Kinerja.

2.
Menurut Hasibuan (2017:119) Kompensasi adalah semua pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan.
2.
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA  DI PT BALI DAKSINA WISATA
Penulis : I Kadek Dwi Dharma Wiguna, Ni Putu Eka Mahadewi dan Ni Made Sofia Wijaya

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ada pengaruh kompensasi terhadap kinerja, walaupun cukup kecil yaitu sebesar 9.93%. Ada faktor lain yang mempengaruhi kinerja antara lain sebagi berikut ini.faktor-faktor pribadi, kemampuan individu, kompetensi, motivasi dan komitmen, faktor kepemimpinan, faktor tim, faktor system,faktor situasional


3.
Menururt Wibowo (2016:271) Kompensasi adalah jumlah paket yang ditawarkan organisasi kepada pekerja sebagai imbalan atas penggunaan tenaga kerjanya.
3.
PENGARUH KOMPENSASI, KOMUNIKASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. TELKOM TBK MANADO
Penulis : Lucky Liando,  Bernhard Tewal dan Mac Donald Walangitan

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kompensasi, Komunikasi, dan Disiplin Kerja secara simultan maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT. Telkom Tbk Manado. 
4.
Motivasi kerja adalah sekumpulan kekuatan energetik yang dimulai baik dari dalam maupun diluar pekerja, dimulai dari usaha yang berkaitan dengan pekerjaan, dan mempertimbahkan arah, intensitas dan ketekunannya (Wibowo, 2015).
4.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PT. PLN BATAM
Penulis : Jayanti Ardhani1, Sri Langgeng Ratnasari

Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan populasi karyawan PT. PLN Batam sebanyak 105 pegawai. Teknik samplingnya menggunakan teknik sensus, dimana seluruh populasi diteliti. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah SPPS dengan Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka menghasilkan kesimpulan penelitian bahwa Motivasi Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai PT. PLN Batam.
5.
Pamela & Oloko (2015) Motivasi adalah kunci dari organisasi yang sukses untuk menjaga kelangsungan pekerjaan dalam organisasi dengan cara dan bantuan yang kuat untuk bertahan hidup. Motivasi adalah memberikan bimbingan yang tepat atau arahan, sumber daya dan imbalan agar mereka terinspirasi dan tertarik untuk bekerja dengan cara yang anda inginkan.
5.
Pengaruh Kompensasi, Motivasi Karyawan, dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan
Penulis : Sondang Mariani Rajagukguk dan Frisca Sylia Intan

Hasil tes menggunakan beberapa regresi sebagian (t test) menunjukkan bahwa kompensasi (X1) memiliki pengaruh pada kinerja, motivasi (X2) tidak mempengaruhi kinerja, dan komitmen organisasi (X3) memiliki pengaruh pada kinerja (Y). Sementara secara simultan (F test) menunjukkan bahwa ada pengaruh antara X dan Y. hasil dari koefisien penentuan menunjukkan bahwa variabel independen adalah kompensasi, motivasi, dan komitmen organisasi efek simultan adalah 37,2% pada kinerja
6.
Ardana (2012) mengatakan bahwa kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima oleh karyawan sebagai hadiah atas kontribusinya bagi perusahaan atau organisasi.

6.
THE EFFECT OF COMPENSATION ON SATISFACTION AND EMPLOYEE PERFORMANCE
Penulis : Prayoga Setia Darma dan Achmad Sani Supriyanto

Hasilnya menunjukkan bahwa kompensasi mempengaruhi kepuasan karyawan dan kinerja karyawan di PT. telekomunikasi Indonesia. Kepuasan karyawan dapat menengpasi efek kompensasi terhadap kinerja karyawan. Dapat disimpulkan bahwa kompensasi di PT. telekomunikasi Indonesia, telah diklasifikasikan sebagai baik dan dapat meningkatkan kepuasan karyawan dan kinerja karyawan.
7
Menurut Kreitner dan Kinicki (2014) motivasi adalah kumpulan proses psikologis yang menyebabkan pergerakan mengarahan, dan kegigihan dari sikap sukarela yang mengarah pada tujuan.

7.
Effect of Compensation, Competencies and Organizational Culture on Organizational Commitment its Implicationson Experts Performance of Construction Services Company in Jambi Province
Penulis : Fakhrul Rozi Yamali

Berdasarkan hasil penelitian, temuan diperoleh kompensasi, budaya organisasi sebagian positif dan signifikan berpengaruh pada komitmen organisasi, hanya kompetensi dan tidak berpengaruh positif yang signifikan pada komitmen organisasi.

Menurut Marwansyah (2016:269) Kompensasi adalah penghargaan atau imbalan langsung maupun tidak langsung, finansial maupun non finansial, yang adil dan layak kepada karyawan, sebagai balasan atau kontribusi/jasanya terhadap pencapaian tujuan perusahaan.

8.
Motivation and Compensation as Predictors of Employees’ Retention: Evidence From Public Sector Oil and Gas Selling Organizations 
Penulis : Muhammad Sarmad, PhD

Hasil menunjukkan bahwa peningkatan substantif dalam tingkat motivasi dan penanganan praktis kompensasi dapat menghasilkan peningkatan sejalan karyawan ‟ retensi.  Studi ini merekomendasikan strategi dan implikasi yang dapat membantu pengelolaan penjualan minyak dan gas organisasi dalam membentuk kebijakan dan praktek.

9.
Motivasi kerja adalah sekumpulan kekuatan energetik yang dimulai baik dari dalam maupun diluar pekerja, dimulai dari usaha yang berkaitan dengan pekerjaan, dan mempertimbahkan arah, intensitas dan ketekunannya (Wibowo, 2015).

9.
Impact of Transformational Leadership, Motivation And Performance Against Employee Compensation Office of Population and Civil Registration Lumajang
Penulis : Arif Rakhman Hakim, Fauzan Muttaqien, Kusnanto Darmawan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian untuk variabel kepemimpinan transformasional dan motivasi tidak mempengaruhi kinerja karyawan. Dan untuk variabel kompensasi mempengaruhi kinerja karyawan. Sementara secara bersamaan ada kepemimpinan transformasional yang signifikan, motivasi,
10.
Menurut Marwansyah (2016:269) Kompensasi adalah penghargaan atau imbalan langsung maupun tidak langsung, finansial maupun non finansial, yang adil dan layak kepada karyawan, sebagai balasan atau kontribusi/jasanya terhadap pencapaian tujuan perusahaan.

10.
Pengaruh Kompensasi, Motivasi dan Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Karyawan bagian Akuntansi
Zulifah Chikmawati

Ditemukan bahwa kesimpulan parsial, motivasi, dan pengaruh kinerja karyawan, kompensasi dan komitmen organisasi, sedangkan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan
11


11.
PENGARUH KOMPENSASI, GAYA KEPEMIMPINAN DAN KARAKTERISTIK TENAGA PEMASAR TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA TENAGA  PEMASAR PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk.  CABANG JOMBANG
Penulis : Mokhamad Yanuar Pradita

Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Kompensasi berpengaruh signifikan negatif terhadap motivasi kerja. 2) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh signifikan positif terhadap motivasi kerja. 3) Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan positif terhadap motivasi kerja. 4) Motivasi berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 5) Kompensasi berpengaruh secara signifikan negatif terhadap kinerja. 6) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 7) Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 8) Motivasi kerja memediasi antara kompensasi terhadap kinerja. 9) Motivasi kerja memediasi antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja. 10) Motivasi kerja memediasi antara karakteristik individu tenaga pemasar terhadap kinerja.
Landasan teori Penelitian terdahulu
GAP
1.      Badasarkan penelitian Mokhamad Yanuar Pradita (2017) Ditemukan bahwa kesimpulan parsial, motivasi, dan pengaruh kinerja karyawan, kompensasi dan komitmen organisasi, sedangkan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan
2.      Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Kompensasi berpengaruh signifikan negatif terhadap motivasi kerja. 2) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh signifikan positif terhadap motivasi kerja. 3) Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan positif terhadap motivasi kerja. 4) Motivasi berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 5) Kompensasi berpengaruh secara signifikan negatif terhadap kinerja. 6) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 7) Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 8) Motivasi kerja memediasi antara kompensasi terhadap kinerja. 9) Motivasi kerja memediasi antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja. 10) Motivasi kerja memediasi antara karakteristik individu tenaga pemasar terhadap kinerja.
3.      Hasil tes menggunakan beberapa regresi sebagian (t test) menunjukkan bahwa kompensasi (X1) memiliki pengaruh pada kinerja, motivasi (X2) tidak mempengaruhi kinerja, dan komitmen organisasi (X3) memiliki pengaruh pada kinerja (Y). Sementara secara simultan (F test) menunjukkan bahwa ada pengaruh antara X dan Y. hasil dari koefisien penentuan menunjukkan bahwa variabel independen adalah kompensasi, motivasi, dan komitmen

RUMUSAN MASALAH
1.      apakah terdapat pengaruh kompensasi parsial secara signifikan terhadap kinerja karyawan  ?
2.      apakah terdapat pengaruh motivasi  parsial secara signifikan terhadap kinerja karyawan  ?
3.      apakah terdapat pengaruh kompensasi dan motivasi simultan secara signifikan terhadap kinerja karyawan  ?

DATA
PendekatanPenelitian
kuantitatif
Populasi
Seluruh karyawan CV. KJ MULTIMEDIA 32 Orang
Obyek Penelitian
CV. KJ MULTIMEDIA
Jenis Data
Primer
Unit Analisis
Karyawan produksi
Teknik Analisis
analisis regresi linier berganda,


MATRIK PENELITIAN TERDAHULU

No.
JudulArtikeldanSumberJurnal
Tujuan penelitian
Variabel penelitian
Sampel ,Pengumpulan data, dan metode analisis
Hasil Penelitian
1.
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. GLOBAL       (PT.GM) Opan Arifudin (2019)
e-ISSN: 2621-5306
p-ISSN: 2541-5255
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan PT Global Media
X1: kompensasi
Y1: kinerja karyawan
Metode Deskriptif adalah suatu metode penelitian yang menggambarkan suatu permasalahan yang ada  kemudian di analisa sehingga menghasilkan kesimpulan.
Hasil penelitian  diperoleh hasil sebagai berikut Kompensasi di  PT  Global  Media    diperoleh  rata-rata  jawaban  responden sebesar  3,89  dengan  kriteria  baik    Kinerja  karyawan  PT  Global Media  diperoleh rata-rata jawaban responden sebesar 3,87 dengan kriteria  baik    Kompensasi  memiliki  pengaruh  yang  signifikan terhadap Kinerja.

2.
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA  DI PT BALI DAKSINA WISATA (2016)

 I Kadek Dwi Dharma Wiguna Ni Putu Eka Mahadewi Ni Made Sofia Wijaya
ISSN : 2338-8633
Tujuan penulisan ini untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan
X1: kompensasi
Y1: kinerja karyawan
Kuesioner diberikan kepada seluruh karyawan PT. Daksina Wisata
Metode yang digunakan untuk menganalis data adalah analisis regresi
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ada pengaruh kompensasi terhadap kinerja, walaupun cukup kecil yaitu sebesar 9.93%. Ada faktor lain yang mempengaruhi kinerja antara lain sebagi berikut ini.faktor-faktor pribadi, kemampuan individu, kompetensi, motivasi dan komitmen, faktor kepemimpinan, faktor tim, faktor system,faktor situasional
3.
PENGARUH KOMPENSASI, KOMUNIKASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. TELKOM TBK MANADO (2016)
ISSN 2303-1174
Oleh Lucky Liando, Bernhard Tewal dan  Mac Donald Walangitan
Untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi, Komunikasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Telkom Tbk Manado Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier bergand
X1: kompensasi
X2: komunikasi
X3: Disiplin kerja
Y1: kinerja karyawan
Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalan penelitian ini adalah dengan sampling jenuh, yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel.
 Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier bergand
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kompensasi, Komunikasi, dan Disiplin Kerja secara simultan maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT. Telkom Tbk Manado. 
4.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PT. PLN BATAM  (2019)
ISSN: 2085-9996
Jayanti Ardhani, Sri Langgeng Ratnasari
penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai PT. PLN Batam.
X1: motivasi
Y1: kinerja karyawan

Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan populasi karyawan PT. PLN Batam sebanyak 105 pegawai. Teknik samplingnya menggunakan teknik sensus, dimana seluruh populasi diteliti. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah SPPS dengan Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka menghasilkan kesimpulan penelitian bahwa Motivasi Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai PT. PLN Batam.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka menghasilkan kesimpulan penelitian bahwa Motivasi Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai PT. PLN Batam.
5.
Pengaruh Kompensasi, Motivasi Karyawan, dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (2017)
ISSN 2085-8698
e-ISSN 2598-4977
Sondang Mariani Rajagukguk dan Frisca Sylia Intan
penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi karyawan, dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan
kompensasi (X1)
motivasi (X2)
kinerja, dan komitmen organisasi (X3)
kinerja (Y)
Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 56 dari 146 karyawan di PT Telkom Indonesia Tbk. Bandung dari Divisi Manajemen Sumber Daya. Data dikumpulkan melalui peninjauan literatur dan observasi lapangan seperti distribusi kuesioner. Sementara itu, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling
Hasil tes menggunakan beberapa regresi sebagian (t test) menunjukkan bahwa kompensasi (X1) memiliki pengaruh pada kinerja, motivasi (X2) tidak mempengaruhi kinerja, dan komitmen organisasi (X3) memiliki pengaruh pada kinerja (Y). Sementara secara simultan (F test) menunjukkan bahwa ada pengaruh antara X dan Y. hasil dari koefisien penentuan menunjukkan bahwa variabel independen adalah kompensasi, motivasi, dan komitmen organisasi efek simultan adalah 37,2% pada kinerja
6.
THE EFFECT OF COMPENSATION ON SATISFACTION AND EMPLOYEE PERFORMANCE (2017)
E-ISSN: 2598-9537
P-ISSN: 2599-3402
Penulis : Prayoga Setia Darma dan Achmad Sani Supriyanto

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kepuasan karyawan dan kinerja karyawan serta kepuasan karyawan untuk memediasi pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan.
X1: Kompensasi
Y1: kepuasan
Y2: kinerja karyawan
Populasi penelitian ini adalah karyawan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Witel Kediri yang berjumlah 70 orang. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, di mana semua anggota populasi diambil sebagai sampel
Metode Deskriptif
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh  terhadap kepuasan karyawan dan kinerja karyawan pada PT. Telekomunikasi Indonesia. Kepuasan karyawan dapat memediasi pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan. Dapat disimpulkan bahwa kompensasi pada PT. Telekomunikasi Indonesia, telah diklasifikasikan sebagai baik dan dapat meningkatkan kepuasan karyawan dan kinerja karyawan
7.
Effect of Compensation, Competencies and Organizational Culture on Organizational Commitment its Implicationson Experts Performance of Construction Services Company in Jambi Province (2018)
ISSN: 2278-3369
Penulis : Fakhrul Rozi Yamali

tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompensasi, kompetensi dan budaya organisasi secara parsial dan bersama-sama, terhadap komitmen organisasi.
X1: Kompensasi
X2: Kompetensi
X3: Budaya Organisasi
Y1: komitmen organisasi
Z: kinerja ahli
Populasi dalam penelitian ini berjumlah 882 ahli perusahaan jasa konstruksi di Provinsi Jambi
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei deskriptif dan survei eksplanatori dengan sampel sebanyak 350 responden yang digunakan setelah sampel dikumpulkan hanya 339 responden yang valid, dan metode analisis data yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling).
Berdasarkan hasil penelitian, temuan diperoleh kompensasi, budaya organisasi sebagian positif dan signifikan berpengaruh pada komitmen organisasi, hanya kompetensi dan tidak berpengaruh positif yang signifikan pada komitmen organisasi.
8.
Impact of Transformational Leadership, Motivation And Performance Against Employee Compensation Office of Population and Civil Registration Lumajang(2016)

Penulis : Arif Rakhman Hakim, Fauzan Muttaqien, Kusnanto Darmawan


Studi empiris ini mengungkapkan dampak kompensasi dan motivasi terhadap retensi karyawan di Organisasi Penjualan Minyak dan Gas Sektor Publik
X1: Kompesasi
X2: Motivasi
Y1: Retensi Karyawan
Studi empiris ini mengungkapkan dampak kompensasi dan motivasi terhadap retensi karyawan di Organisasi Penjualan Minyak dan Gas Sektor Publik
Data dianalisis menggunakan teknik statistik regresi berganda

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian untuk variabel kepemimpinan transformasional dan motivasi tidak mempengaruhi kinerja karyawan. Dan untuk variabel kompensasi mempengaruhi kinerja karyawan. Sementara secara bersamaan ada kepemimpinan transformasional yang signifikan, motivasi,
9.
Impact of Transformational Leadership, Motivation And Performance Against Employee Compensation Office of Population and Civil Registration Lumajang (2019)
E-ISSN : 2622-304X
P-ISSN : 2622-3031
Penulis : Arif Rakhman Hakim, Fauzan Muttaqien, Kusnanto Darmawan


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional, motivasi, dan kompensasi terhadap kinerja karyawan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lumajang baik secara parsial maupun simultan.
X1: kepemimpinan transformasional
X2: motivasi
X3: kompensasi
Jenis penilaian ini adalah penelitian kuantitatif dengan mencari hubungan asosiatif yang kausal. Sampel dalam penelitian ini adalah semua karyawan yang berjumlah 54 responden dan pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh.
Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda

10.
Pengaruh Kompensasi, Motivasi dan Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Karyawan bagian Akuntansi (2019)
e-ISSN : 2599-1787
P-ISSN : 2599-1779

Zulifah Chikmawati


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kompensasi, motivasi dan komitmen organisasional berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
X1: kompensasi
X2: motivasi
X3: Komitmen organisasiona
Y1: Kinerja karyawan
Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan bagian akuntansi pada perusahaan manufaktur yang berproduksi alas kaki di Surbaya dengan jumlah responden sebanyak 32.
Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah regresi linier berganda

Ditemukan bahwa kesimpulan parsial, motivasi, dan pengaruh kinerja karyawan, kompensasi dan komitmen organisasi, sedangkan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan
11.
PENGARUH KOMPENSASI, GAYA KEPEMIMPINAN DAN KARAKTERISTIK TENAGA PEMASAR TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA TENAGA  PEMASAR PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk.  CABANG JOMBANG (2017)
p-ISSN : 1829-7528
e-ISSN : 2581-1584
Mokhamad Yanuar Pradita
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja, 2) pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja, 3) pengaruh karak-teristik tenaga pemasar terhadap motivasi kerja, 4) pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja tenaga pemasar, 5) pengaruh kompensasi terhadap kinerja tenaga pemasar, 6) pengaruh karak-teristik tenaga pemasar terhadap kinerja tenaga pemasar, 7) pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja tenaga pemasar, 8) pengaruh kompensasi terhadap kinerja tenaga pemasar mela-lui motivasi, 9) pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja tenaga pemasar melalui motivasi, 10) pengaruh karakteristik tenaga pemasar terhadap kineja tenaga pemasar melalui motivasi.

Sampel penelitian sebanyak 136 responden yang diambil dengan teknik sampling purposive. Teknik analisis data dilakukan dengan SEM analysis.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Modelling (SEM)
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Kompensasi berpengaruh signifikan negatif terhadap motivasi kerja. 2) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh signifikan positif terhadap motivasi kerja. 3) Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan positif terhadap motivasi kerja. 4) Motivasi berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 5) Kompensasi berpengaruh secara signifikan negatif terhadap kinerja. 6) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 7) Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 8) Motivasi kerja memediasi antara kompensasi terhadap kinerja. 9) Motivasi kerja memediasi antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja. 10) Motivasi kerja memediasi antara karakteristik individu tenaga pemasar terhadap kinerja.

FINDING THE GAP
1.       Badasarkan penelitian Mokhamad Yanuar Pradita (2017) Ditemukan bahwa kesimpulan parsial, motivasi, dan pengaruh kinerja karyawan, kompensasi dan komitmen organisasi, sedangkan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan
2.      Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Kompensasi berpengaruh signifikan negatif terhadap motivasi kerja. 2) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh signifikan positif terhadap motivasi kerja. 3) Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan positif terhadap motivasi kerja. 4) Motivasi berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 5) Kompensasi berpengaruh secara signifikan negatif terhadap kinerja. 6) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 7) Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 8) Motivasi kerja memediasi antara kompensasi terhadap kinerja. 9) Motivasi kerja memediasi antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja. 10) Motivasi kerja memediasi antara karakteristik individu tenaga pemasar terhadap kinerja.
3.      Hasil tes menggunakan beberapa regresi sebagian (t test) menunjukkan bahwa kompensasi (X1) memiliki pengaruh pada kinerja, motivasi (X2) tidak mempengaruhi kinerja, dan komitmen organisasi (X3) memiliki pengaruh pada kinerja (Y). Sementara secara simultan (F test) menunjukkan bahwa ada pengaruh antara X dan Y. hasil dari koefisien penentuan menunjukkan bahwa variabel independen adalah kompensasi, motivasi, dan komitmen










Kerangka konseptual:
Kompensasi(X1)

Motivasi (X2)

Kinerja karyawan (Y1)

 










Keterangan :

                     : Pengaruh Secara Parsial
                     : Pengaruh Secara Simultan