RENCANA SKRIPSI
|
Tandatangan
|
|
Nama
|
: Muhammad Ali
|
|
NIM
|
: 01216127
|
TUJUAN DAN
FENOMENA(nb.bukan tujuan
peneltian)
|
Sumber
daya manusia mempunyai peranan penting dalam pencapaian tujuan organisasi.
Perangkat alat multimedia tidak akan berjalan dengan baik jika tidak
dioperasikan oleh SDM yang terampil dan mumpuni dalam bidang tersebut. Hal
ini juga demikian dengan perangkat yang ada, jika SDM sudah memiliki
pengetahuan dan pengalaman yang baik dalam mengoperasikan sebuah perangkat
kurang optimal jika tidak dibarengi dengan perangkat yang memadai. Adanya
ketidak seimbangan ini bisa menjadi hambatan karyawan dalam pekerjaan yang
mereka kerjakan. CV. KJ Multimedia memiliki peralatan multimedia dengan
kuantitas banyak namun ada sebagian peralatan pendukung yang kurang memadai.
Hal tersebut dapat digambarkan dengan kondisi di lapangan, seperti
keterbatasan jarak dan waktu yang ada dan tidak ada cadangan peralatan lebih
merupakan hambatan bagi karyawan. Karyawan harus bisa mengatasi masalah yang
ada untuk memenuhi harapan permintaan pelanggan.
Kerjasama team yang buruk akan menghambat perusahaan.
Digambarkan dengan adanya karyawan yang mengalami kesulitan dan tidak dibantu
karyawan yang lain sehingga memperlambat pemasangan/produksi
Perusahaan
merupakan sebuah bentuk organisasi bisnis yang menerapkan sistem pembagian kerja yang
jelas dan terukur, dengan berbagai jenis pekerjaan dan tanggung jawab.
Semakin besar tanggung jawab karyawan, semakin besar pula kompensasi yang ia
peroleh sesuai dengan ukuran dengan tanggung jawabnya. Tanggung jawab yang
lebih besar, seorang koordinasi lapangan
berhak memperoleh kompensasi lebih besar daripada pelaksana lapangan.
Ini merupakan bentuk keadilan dalam pemberian kompensasi.
CV.
KJ Multimedia menggunakan sistem pembagian tugas menurut tim tugas
berdasarkan proyek pekerjaan yang ada. Proyek pekerjaan yang didapatkan oleh
perusahaan terkadang sudah terjadwal jauh-jauh hari, dan tak kadang pula
proyek datang secara mendadak sehingga pembagian pekerjaan menjadi prioritas
untuk menyelesaikan proyek tersebut. Loyalitas karyawan sangat dibutuhkan
dalam perusahaan ini. Maka dari itu pekerja harus siap jika dibutuhkan dalam
waktu yang tidak diduga.
Bonus
yang diberikan secara subjektif sehingga timbul kecemburuan social pada
masing masing karyawan seperti
karyawan yang baru mendapatkan
tujangan yang sama dengan karyawan yang udah lama.
Fenomena
kompensasi yang disebabkan oleh pemberian bonus karyawan yang masih secara subjektif.
Fenomena motivasi kerja yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti kurangnya
peralatan yang memadai dan orderan yang selalu mendadak. Membuat karyawan
memiliki beban kerja lebih sementara disisi lain karyawan mengemban tugas dan
tanggung jawab yang besar saat berada di lapangan.
|
|
TINJAUAN TEORITIS
|
|
TINJAUAN EMPIRIS
|
||
|
1.
|
Kompensasi
meliputi kembalian-kembalian finansial dan jasa-jasa terwujud dan
tunjangantunjangan yang diterima karyawan sebagai bagian dari hubungan
kepegawaian (Kadarisman,2012:31)
|
1.
|
PENGARUH
KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. GLOBAL (PT.GM)
Penulis:
Opan Arif udin
Hasil
penelitian diperoleh hasil sebagai
berikut Kompensasi di PT Global
Media diperoleh rata-rata
jawaban responden sebesar 3,89
dengan kriteria baik
Kinerja karyawan PT
Global Media diperoleh
rata-rata jawaban responden sebesar 3,87 dengan kriteria baik
Kompensasi memiliki pengaruh
yang signifikan terhadap
Kinerja.
|
|
|
2.
|
Menurut
Hasibuan (2017:119) Kompensasi adalah semua pendapatan yang berbentuk uang,
barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan
atas jasa yang diberikan kepada perusahaan.
|
2.
|
PENGARUH
KOMPENSASI TERHADAP KINERJA DI PT BALI
DAKSINA WISATA
Penulis
: I Kadek Dwi Dharma Wiguna, Ni Putu Eka Mahadewi dan Ni Made Sofia Wijaya
Hasil yang diperoleh
menunjukkan bahwa ada pengaruh kompensasi terhadap kinerja, walaupun cukup
kecil yaitu sebesar 9.93%. Ada faktor lain yang mempengaruhi kinerja antara
lain sebagi berikut ini.faktor-faktor pribadi, kemampuan individu,
kompetensi, motivasi dan komitmen, faktor kepemimpinan, faktor tim, faktor
system,faktor situasional
|
|
|
3.
|
Menururt
Wibowo (2016:271) Kompensasi adalah jumlah paket yang ditawarkan organisasi
kepada pekerja sebagai imbalan atas penggunaan tenaga kerjanya.
|
3.
|
PENGARUH
KOMPENSASI, KOMUNIKASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT.
TELKOM TBK MANADO
Penulis
: Lucky Liando, Bernhard Tewal dan Mac
Donald Walangitan
Hasil
Penelitian menunjukkan bahwa Kompensasi, Komunikasi, dan Disiplin Kerja
secara simultan maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja
Karyawan PT. Telkom Tbk Manado.
|
|
|
4.
|
Motivasi
kerja adalah sekumpulan kekuatan energetik yang dimulai baik dari dalam
maupun diluar pekerja, dimulai dari usaha yang berkaitan dengan pekerjaan,
dan mempertimbahkan arah, intensitas dan ketekunannya (Wibowo, 2015).
|
4.
|
PENGARUH
MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PT. PLN BATAM
Penulis
: Jayanti Ardhani1, Sri Langgeng Ratnasari
Metode
penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan populasi
karyawan PT. PLN Batam sebanyak 105 pegawai. Teknik samplingnya menggunakan
teknik sensus, dimana seluruh populasi diteliti. Teknik analisis statistik
yang digunakan adalah SPPS dengan Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil
analisis dan pembahasan, maka menghasilkan kesimpulan penelitian bahwa
Motivasi Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai PT. PLN
Batam.
|
|
|
5.
|
Pamela
& Oloko (2015) Motivasi adalah kunci dari organisasi yang sukses untuk
menjaga kelangsungan pekerjaan dalam organisasi dengan cara dan bantuan yang
kuat untuk bertahan hidup. Motivasi adalah memberikan bimbingan yang tepat
atau arahan, sumber daya dan imbalan agar mereka terinspirasi dan tertarik
untuk bekerja dengan cara yang anda inginkan.
|
5.
|
Pengaruh
Kompensasi, Motivasi Karyawan, dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja
Karyawan
Penulis
: Sondang Mariani Rajagukguk dan Frisca Sylia Intan
Hasil
tes menggunakan beberapa regresi sebagian (t test) menunjukkan bahwa
kompensasi (X1) memiliki pengaruh pada kinerja, motivasi (X2) tidak
mempengaruhi kinerja, dan komitmen organisasi (X3) memiliki pengaruh pada
kinerja (Y). Sementara secara simultan (F test) menunjukkan bahwa ada
pengaruh antara X dan Y. hasil dari koefisien penentuan menunjukkan bahwa
variabel independen adalah kompensasi, motivasi, dan komitmen organisasi efek
simultan adalah 37,2% pada kinerja
|
|
|
6.
|
Ardana (2012) mengatakan bahwa kompensasi adalah segala
sesuatu yang diterima oleh karyawan sebagai hadiah atas kontribusinya bagi
perusahaan atau organisasi.
|
6.
|
THE
EFFECT OF COMPENSATION ON SATISFACTION AND EMPLOYEE PERFORMANCE
Penulis
: Prayoga Setia Darma dan Achmad Sani Supriyanto
Hasilnya
menunjukkan bahwa kompensasi mempengaruhi kepuasan karyawan dan kinerja
karyawan di PT. telekomunikasi Indonesia. Kepuasan karyawan dapat menengpasi
efek kompensasi terhadap kinerja karyawan. Dapat disimpulkan bahwa kompensasi
di PT. telekomunikasi Indonesia, telah diklasifikasikan sebagai baik dan
dapat meningkatkan kepuasan karyawan dan kinerja karyawan.
|
|
|
7
|
Menurut
Kreitner dan Kinicki (2014) motivasi adalah kumpulan proses psikologis yang
menyebabkan pergerakan mengarahan, dan kegigihan dari sikap sukarela yang
mengarah pada tujuan.
|
|
7.
|
Effect
of Compensation, Competencies and Organizational Culture on Organizational
Commitment its Implicationson Experts Performance of Construction Services
Company in Jambi Province
Penulis
: Fakhrul Rozi Yamali
Berdasarkan
hasil penelitian, temuan diperoleh kompensasi, budaya organisasi sebagian
positif dan signifikan berpengaruh pada komitmen organisasi, hanya kompetensi
dan tidak berpengaruh positif yang signifikan pada komitmen organisasi.
|
|
|
Menurut
Marwansyah (2016:269) Kompensasi adalah penghargaan atau imbalan langsung
maupun tidak langsung, finansial maupun non finansial, yang adil dan layak
kepada karyawan, sebagai balasan atau kontribusi/jasanya terhadap pencapaian tujuan
perusahaan.
|
|
8.
|
Motivation
and Compensation as Predictors of Employees’ Retention: Evidence From Public
Sector Oil and Gas Selling Organizations
Penulis
: Muhammad Sarmad, PhD
Hasil
menunjukkan bahwa peningkatan substantif dalam tingkat motivasi dan
penanganan praktis kompensasi dapat menghasilkan peningkatan sejalan karyawan
‟ retensi. Studi ini merekomendasikan
strategi dan implikasi yang dapat membantu pengelolaan penjualan minyak dan
gas organisasi dalam membentuk kebijakan dan praktek.
|
|
9.
|
Motivasi
kerja adalah sekumpulan kekuatan energetik yang dimulai baik dari dalam
maupun diluar pekerja, dimulai dari usaha yang berkaitan dengan pekerjaan,
dan mempertimbahkan arah, intensitas dan ketekunannya (Wibowo, 2015).
|
|
9.
|
Impact
of Transformational Leadership, Motivation And Performance Against Employee
Compensation Office of Population and Civil Registration Lumajang
Penulis
: Arif Rakhman Hakim, Fauzan Muttaqien, Kusnanto Darmawan
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian untuk variabel kepemimpinan
transformasional dan motivasi tidak mempengaruhi kinerja karyawan. Dan untuk
variabel kompensasi mempengaruhi kinerja karyawan. Sementara secara bersamaan
ada kepemimpinan transformasional yang signifikan, motivasi,
|
|
10.
|
Menurut
Marwansyah (2016:269) Kompensasi adalah penghargaan atau imbalan langsung
maupun tidak langsung, finansial maupun non finansial, yang adil dan layak
kepada karyawan, sebagai balasan atau kontribusi/jasanya terhadap pencapaian
tujuan perusahaan.
|
|
10.
|
Pengaruh
Kompensasi, Motivasi dan Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Karyawan
bagian Akuntansi
Zulifah
Chikmawati
Ditemukan
bahwa kesimpulan parsial, motivasi, dan pengaruh kinerja karyawan, kompensasi
dan komitmen organisasi, sedangkan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja
karyawan
|
|
11
|
|
|
11.
|
PENGARUH
KOMPENSASI, GAYA KEPEMIMPINAN DAN KARAKTERISTIK TENAGA PEMASAR TERHADAP
MOTIVASI DAN KINERJA TENAGA PEMASAR
PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk.
CABANG JOMBANG
Penulis
: Mokhamad Yanuar Pradita
Hasil
penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Kompensasi berpengaruh signifikan
negatif terhadap motivasi kerja. 2) Karakteristik individu tenaga pemasar
berpengaruh signifikan positif terhadap motivasi kerja. 3) Gaya kepemimpinan
berpengaruh signifikan positif terhadap motivasi kerja. 4) Motivasi
berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 5) Kompensasi berpengaruh
secara signifikan negatif terhadap kinerja. 6) Karakteristik individu tenaga
pemasar berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 7) Gaya kepemimpinan
berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 8) Motivasi kerja memediasi
antara kompensasi terhadap kinerja. 9) Motivasi kerja memediasi antara gaya
kepemimpinan terhadap kinerja. 10) Motivasi kerja memediasi antara
karakteristik individu tenaga pemasar terhadap kinerja.
|
GAP
|
1. Badasarkan
penelitian Mokhamad Yanuar Pradita (2017) Ditemukan bahwa kesimpulan parsial,
motivasi, dan pengaruh kinerja karyawan, kompensasi dan komitmen organisasi, sedangkan
berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan
2. Hasil penelitian
ini adalah sebagai berikut: 1) Kompensasi berpengaruh signifikan negatif
terhadap motivasi kerja. 2) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh
signifikan positif terhadap motivasi kerja. 3) Gaya kepemimpinan berpengaruh
signifikan positif terhadap motivasi kerja. 4) Motivasi berpengaruh
signifikan positif terhadap kinerja. 5) Kompensasi berpengaruh secara
signifikan negatif terhadap kinerja. 6) Karakteristik individu tenaga pemasar
berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 7) Gaya kepemimpinan
berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 8) Motivasi kerja memediasi
antara kompensasi terhadap kinerja. 9) Motivasi kerja memediasi antara gaya
kepemimpinan terhadap kinerja. 10) Motivasi kerja memediasi antara
karakteristik individu tenaga pemasar terhadap kinerja.
3. Hasil tes
menggunakan beberapa regresi sebagian (t test) menunjukkan bahwa kompensasi
(X1) memiliki pengaruh pada kinerja, motivasi (X2) tidak mempengaruhi
kinerja, dan komitmen organisasi (X3) memiliki pengaruh pada kinerja (Y).
Sementara secara simultan (F test) menunjukkan bahwa ada pengaruh antara X
dan Y. hasil dari koefisien penentuan menunjukkan bahwa variabel independen
adalah kompensasi, motivasi, dan komitmen
|
|
RUMUSAN MASALAH
|
1.
apakah terdapat pengaruh kompensasi parsial secara
signifikan terhadap kinerja karyawan ?
2.
apakah terdapat pengaruh motivasi parsial secara signifikan terhadap kinerja
karyawan ?
3.
apakah terdapat pengaruh kompensasi dan motivasi simultan
secara signifikan terhadap kinerja karyawan
?
|
DATA
|
PendekatanPenelitian
|
kuantitatif
|
Populasi
|
Seluruh
karyawan CV. KJ MULTIMEDIA 32 Orang
|
|
Obyek
Penelitian
|
CV.
KJ MULTIMEDIA
|
Jenis
Data
|
Primer
|
|
Unit
Analisis
|
Karyawan
produksi
|
Teknik Analisis
|
analisis
regresi linier berganda,
|
MATRIK PENELITIAN
TERDAHULU
|
No.
|
JudulArtikeldanSumberJurnal
|
Tujuan penelitian
|
Variabel penelitian
|
Sampel ,Pengumpulan data, dan metode analisis
|
Hasil Penelitian
|
|
1.
|
PENGARUH
KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. GLOBAL (PT.GM) Opan Arifudin (2019)
e-ISSN:
2621-5306
p-ISSN:
2541-5255
|
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
kompensasi terhadap kinerja karyawan PT Global Media
|
X1: kompensasi
Y1: kinerja karyawan
|
Metode
Deskriptif adalah suatu metode penelitian yang menggambarkan suatu
permasalahan yang ada kemudian di
analisa sehingga menghasilkan kesimpulan.
|
Hasil
penelitian diperoleh hasil sebagai
berikut Kompensasi di PT Global
Media diperoleh rata-rata
jawaban responden sebesar 3,89
dengan kriteria baik
Kinerja karyawan PT
Global Media diperoleh
rata-rata jawaban responden sebesar 3,87 dengan kriteria baik
Kompensasi memiliki pengaruh
yang signifikan terhadap
Kinerja.
|
|
2.
|
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA DI PT BALI DAKSINA WISATA (2016)
I Kadek Dwi Dharma
Wiguna Ni Putu Eka Mahadewi Ni Made Sofia Wijaya
ISSN : 2338-8633
|
Tujuan
penulisan ini untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan
|
X1: kompensasi
Y1: kinerja karyawan
|
Kuesioner diberikan kepada seluruh karyawan PT.
Daksina Wisata
Metode yang digunakan untuk menganalis data adalah
analisis regresi
|
Hasil
yang diperoleh menunjukkan bahwa ada pengaruh kompensasi terhadap kinerja,
walaupun cukup kecil yaitu sebesar 9.93%. Ada faktor lain yang mempengaruhi
kinerja antara lain sebagi berikut ini.faktor-faktor pribadi, kemampuan
individu, kompetensi, motivasi dan komitmen, faktor kepemimpinan, faktor tim,
faktor system,faktor situasional
|
|
3.
|
PENGARUH KOMPENSASI, KOMUNIKASI, DAN DISIPLIN KERJA
TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. TELKOM TBK MANADO (2016)
ISSN 2303-1174
Oleh Lucky Liando, Bernhard Tewal dan Mac Donald Walangitan
|
Untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi, Komunikasi dan
Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Telkom Tbk Manado Metode
yang digunakan adalah analisis regresi linier bergand
|
X1: kompensasi
X2: komunikasi
X3: Disiplin kerja
Y1: kinerja karyawan
|
Teknik pengambilan
sampel yang digunakan dalan penelitian ini adalah dengan sampling jenuh,
yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai
sampel.
Metode yang digunakan adalah analisis
regresi linier bergand
|
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa
Kompensasi, Komunikasi, dan Disiplin Kerja secara simultan maupun parsial
berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT. Telkom Tbk Manado.
|
|
4.
|
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PT.
PLN BATAM (2019)
ISSN: 2085-9996
Jayanti Ardhani, Sri Langgeng Ratnasari
|
penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai PT. PLN Batam.
|
X1: motivasi
Y1: kinerja karyawan
|
Metode
penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan populasi
karyawan PT. PLN Batam sebanyak 105 pegawai. Teknik samplingnya menggunakan
teknik sensus, dimana seluruh populasi diteliti. Teknik analisis statistik
yang digunakan adalah SPPS dengan Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil
analisis dan pembahasan, maka menghasilkan kesimpulan penelitian bahwa
Motivasi Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai PT. PLN
Batam.
|
Berdasarkan hasil analisis dan
pembahasan, maka menghasilkan kesimpulan penelitian bahwa Motivasi Kerja
berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai PT. PLN Batam.
|
|
5.
|
Pengaruh Kompensasi, Motivasi Karyawan, dan Komitmen
Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (2017)
ISSN 2085-8698
e-ISSN 2598-4977
Sondang Mariani Rajagukguk dan Frisca Sylia Intan
|
penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi karyawan, dan komitmen organisasi
terhadap kinerja karyawan
|
kompensasi (X1)
motivasi (X2)
kinerja, dan komitmen organisasi (X3)
kinerja (Y)
|
Penelitian ini
mengambil sampel sebanyak 56 dari 146 karyawan di PT Telkom Indonesia Tbk.
Bandung dari Divisi Manajemen Sumber Daya. Data dikumpulkan melalui
peninjauan literatur dan observasi lapangan seperti distribusi kuesioner.
Sementara itu, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode
purposive sampling
|
Hasil tes menggunakan
beberapa regresi sebagian (t test) menunjukkan bahwa kompensasi (X1) memiliki
pengaruh pada kinerja, motivasi (X2) tidak mempengaruhi kinerja, dan komitmen
organisasi (X3) memiliki pengaruh pada kinerja (Y). Sementara secara simultan
(F test) menunjukkan bahwa ada pengaruh antara X dan Y. hasil dari koefisien
penentuan menunjukkan bahwa variabel independen adalah kompensasi, motivasi, dan
komitmen organisasi efek simultan adalah 37,2% pada kinerja
|
|
6.
|
THE EFFECT OF COMPENSATION ON SATISFACTION AND
EMPLOYEE PERFORMANCE (2017)
E-ISSN: 2598-9537
P-ISSN: 2599-3402
Penulis
: Prayoga Setia Darma dan Achmad Sani Supriyanto
|
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
kompensasi terhadap kepuasan karyawan dan kinerja karyawan serta kepuasan
karyawan untuk memediasi pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan.
|
X1: Kompensasi
Y1: kepuasan
Y2: kinerja karyawan
|
Populasi penelitian ini adalah karyawan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
Witel Kediri yang berjumlah 70 orang. Penelitian ini menggunakan teknik
sampling jenuh, di mana semua anggota populasi diambil sebagai sampel
Metode Deskriptif
|
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh terhadap kepuasan karyawan dan kinerja
karyawan pada PT. Telekomunikasi Indonesia. Kepuasan karyawan dapat memediasi
pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan. Dapat disimpulkan bahwa
kompensasi pada PT. Telekomunikasi Indonesia, telah diklasifikasikan sebagai
baik dan dapat meningkatkan kepuasan karyawan dan kinerja karyawan
|
|
7.
|
Effect
of Compensation, Competencies and Organizational Culture on Organizational
Commitment its Implicationson Experts Performance of Construction Services Company
in Jambi Province (2018)
ISSN:
2278-3369
Penulis
: Fakhrul Rozi Yamali
|
tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompensasi, kompetensi
dan budaya organisasi secara parsial dan bersama-sama, terhadap komitmen organisasi.
|
X1: Kompensasi
X2: Kompetensi
X3: Budaya Organisasi
Y1: komitmen organisasi
Z: kinerja ahli
|
Populasi dalam
penelitian ini berjumlah 882 ahli perusahaan jasa konstruksi di Provinsi
Jambi
Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode survei deskriptif dan survei eksplanatori
dengan sampel sebanyak 350 responden yang digunakan setelah sampel
dikumpulkan hanya 339 responden yang valid, dan metode analisis data yang
digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling).
|
Berdasarkan hasil
penelitian, temuan diperoleh kompensasi, budaya organisasi sebagian positif
dan signifikan berpengaruh pada komitmen organisasi, hanya kompetensi dan
tidak berpengaruh positif yang signifikan pada komitmen organisasi.
|
|
8.
|
Impact
of Transformational Leadership, Motivation And Performance Against Employee
Compensation Office of Population and Civil Registration Lumajang(2016)
Penulis
: Arif Rakhman Hakim, Fauzan Muttaqien, Kusnanto Darmawan
|
Studi empiris ini mengungkapkan dampak kompensasi
dan motivasi terhadap retensi karyawan di Organisasi Penjualan Minyak dan Gas
Sektor Publik
|
X1: Kompesasi
X2: Motivasi
Y1: Retensi Karyawan
|
Studi empiris ini
mengungkapkan dampak kompensasi dan motivasi terhadap retensi karyawan di
Organisasi Penjualan Minyak dan Gas Sektor Publik
Data dianalisis
menggunakan teknik statistik regresi berganda
|
Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sebagian untuk variabel kepemimpinan transformasional dan
motivasi tidak mempengaruhi kinerja karyawan. Dan untuk variabel kompensasi
mempengaruhi kinerja karyawan. Sementara secara bersamaan ada kepemimpinan
transformasional yang signifikan, motivasi,
|
|
9.
|
Impact
of Transformational Leadership, Motivation And Performance Against Employee
Compensation Office of Population and Civil Registration Lumajang (2019)
E-ISSN
: 2622-304X
P-ISSN
: 2622-3031
Penulis
: Arif Rakhman Hakim, Fauzan Muttaqien, Kusnanto Darmawan
|
Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional, motivasi,
dan kompensasi terhadap kinerja karyawan Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Lumajang baik secara parsial maupun simultan.
|
X1: kepemimpinan transformasional
X2: motivasi
X3: kompensasi
|
Jenis penilaian ini adalah penelitian kuantitatif dengan
mencari hubungan asosiatif yang kausal. Sampel dalam penelitian ini adalah
semua karyawan yang berjumlah 54 responden dan pengambilan sampel menggunakan
sampel jenuh.
Data
dianalisis menggunakan regresi linier berganda
|
|
|
10.
|
Pengaruh
Kompensasi, Motivasi dan Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Karyawan
bagian Akuntansi (2019)
e-ISSN
: 2599-1787
P-ISSN
: 2599-1779
Zulifah
Chikmawati
|
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah
kompensasi, motivasi dan komitmen organisasional berpengaruh terhadap kinerja
karyawan.
|
X1: kompensasi
X2: motivasi
X3: Komitmen organisasiona
Y1: Kinerja karyawan
|
Sampel dalam penelitian
ini adalah karyawan bagian akuntansi pada perusahaan manufaktur yang
berproduksi alas kaki di Surbaya dengan jumlah responden sebanyak 32.
Metode yang digunakan
untuk penelitian ini adalah regresi linier berganda
|
Ditemukan bahwa
kesimpulan parsial, motivasi, dan pengaruh kinerja karyawan, kompensasi dan
komitmen organisasi, sedangkan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja
karyawan
|
|
11.
|
PENGARUH
KOMPENSASI, GAYA KEPEMIMPINAN DAN KARAKTERISTIK TENAGA PEMASAR TERHADAP
MOTIVASI DAN KINERJA TENAGA PEMASAR
PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk.
CABANG JOMBANG (2017)
p-ISSN
: 1829-7528
e-ISSN
: 2581-1584
Mokhamad
Yanuar Pradita
|
Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja, 2)
pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja, 3) pengaruh
karak-teristik tenaga pemasar terhadap motivasi kerja, 4) pengaruh motivasi
kerja terhadap kinerja tenaga pemasar, 5) pengaruh kompensasi terhadap
kinerja tenaga pemasar, 6) pengaruh karak-teristik tenaga pemasar terhadap
kinerja tenaga pemasar, 7) pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja tenaga
pemasar, 8) pengaruh kompensasi terhadap kinerja tenaga pemasar mela-lui
motivasi, 9) pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja tenaga pemasar
melalui motivasi, 10) pengaruh karakteristik tenaga pemasar terhadap kineja
tenaga pemasar melalui motivasi.
|
|
Sampel penelitian
sebanyak 136 responden yang diambil dengan teknik sampling purposive. Teknik
analisis data dilakukan dengan SEM analysis.
Penelitian ini
merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan
dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Modelling (SEM)
|
Hasil penelitian ini
adalah sebagai berikut: 1) Kompensasi berpengaruh signifikan negatif terhadap
motivasi kerja. 2) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh
signifikan positif terhadap motivasi kerja. 3) Gaya kepemimpinan berpengaruh
signifikan positif terhadap motivasi kerja. 4) Motivasi berpengaruh
signifikan positif terhadap kinerja. 5) Kompensasi berpengaruh secara
signifikan negatif terhadap kinerja. 6) Karakteristik individu tenaga pemasar
berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 7) Gaya kepemimpinan
berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 8) Motivasi kerja memediasi
antara kompensasi terhadap kinerja. 9) Motivasi kerja memediasi antara gaya
kepemimpinan terhadap kinerja. 10) Motivasi kerja memediasi antara
karakteristik individu tenaga pemasar terhadap kinerja.
|
|
FINDING THE GAP
|
1. Badasarkan penelitian Mokhamad Yanuar
Pradita (2017) Ditemukan bahwa kesimpulan parsial, motivasi, dan pengaruh
kinerja karyawan, kompensasi dan komitmen organisasi, sedangkan berpengaruh
tidak signifikan terhadap kinerja karyawan
2. Hasil penelitian
ini adalah sebagai berikut: 1) Kompensasi berpengaruh signifikan negatif
terhadap motivasi kerja. 2) Karakteristik individu tenaga pemasar berpengaruh
signifikan positif terhadap motivasi kerja. 3) Gaya kepemimpinan berpengaruh
signifikan positif terhadap motivasi kerja. 4) Motivasi berpengaruh
signifikan positif terhadap kinerja. 5) Kompensasi berpengaruh secara
signifikan negatif terhadap kinerja. 6) Karakteristik individu tenaga pemasar
berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 7) Gaya kepemimpinan
berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja. 8) Motivasi kerja memediasi
antara kompensasi terhadap kinerja. 9) Motivasi kerja memediasi antara gaya
kepemimpinan terhadap kinerja. 10) Motivasi kerja memediasi antara
karakteristik individu tenaga pemasar terhadap kinerja.
3. Hasil tes
menggunakan beberapa regresi sebagian (t test) menunjukkan bahwa kompensasi
(X1) memiliki pengaruh pada kinerja, motivasi (X2) tidak mempengaruhi
kinerja, dan komitmen organisasi (X3) memiliki pengaruh pada kinerja (Y).
Sementara secara simultan (F test) menunjukkan bahwa ada pengaruh antara X
dan Y. hasil dari koefisien penentuan menunjukkan bahwa variabel independen
adalah kompensasi, motivasi, dan komitmen
|
||||
Kerangka konseptual:
|
Kompensasi(X1)
|
|
Motivasi (X2)
|
|
Kinerja karyawan
(Y1)
|
Keterangan :